Kamis, 21 Februari 2008

Dasar TCP / IP

By: Devilz

This tutorial is written by POOL

* TCP/IP TCP singkatan dari 'Transmission Control Protocol' dan hampir semua sistem operasi modern kompatibel dengan protocol ini. TCP adalah dasar dari koneksi, Hal ini berarti melakukan suatu koneksi langsung antara dua komputer untuk melakukan transfer data antara kedua host. Suatu paket mengandung header dan data gram, pada bagian header dari paket akan mengandung informasi penting tentang :

  • Source Port
  • Destination Port
  • Sequence number
  • Acknowledgement number
  • Header Length (Standard 20 Bytes)
  • Flags (syn, ack, psh, fin, rst, urg)
  • Window size
  • Checksum
  • IP_v4 or IP_v6
  • Header Length
  • DSF
  • Total Length
  • Identification
  • Flags (Set Fragment bit or not)
  • Fragment Offset
  • TTL
  • Protocol (this case TCP)
  • Header checksum
  • Source IP
  • Destination IP

Jika anda ingin memahami bagaimana suatu koneksi dilakukan, bacalah dengan seksama ilustrasi berikut ini :

Awalnya suatu paket dengan SYN-flag dikirim ke IP tujuan, tujuan akan memberikan respon dengan suatu ACK(SYN) flag atau suatu paket dengan RST-flag. Akan saya jelaskan: SYN singkatan dari SYN-(synchronisation), yang digunakan untuk ‘memberitahukan' komputer tujuan suatu permintaan melakukan koneksi, kalau diterima, maka permintaan tersebut akan dijawab dengan suatu paket ACK(SYN) flag. ACK singkatan dari ACK-(nowledgement). Setelah menerima paket dengan ACK(SYN) flag, komputer mengirim kembali suatu ACK memberitahukan host lain bahwa koneksi telah dibuat. Hal ini kita sebut sebagai "Three-Way-Handshake". Jika koneksi telah dibuat dan salah satu host ingin melakukan disconnect, akan dikirim suatu paket dengan FIN-flag diaktifkan. (FIN singkatan dari FINish). Tabel ini akan membuat hal ini lebih jelas:

Computer A Computer B
========== ==========
1) SYN -->
2) <-- ACK(SYN)
3) ACK --> Ya, koneksi telah dibuat!
4) FIN -->
5) <-- ACK(FIN)
6) RST --> Sekarang koneksi telah ditutup dan transfer data diputuskan.


Computer A Computer B
========== ==========
1) SYN -->
2) <-- RST
3) ACK --> "Computer B" tidak ingin melakukan koneksi dengan "Computer A"!
(mungkin komputer B menjalankan suatu firewall)

Ada beberapa cara untuk mengeksplotasi protocol TCP :

SYN-floods, teardrop, Smurf-attacks, sequence-number attacks & dll.

Untuk informasi yang lebih lengkap http://neworder.box.sk/ dan http://packetstorm.securify.com/

IP adalah singkatan dari Internet Protocol. Perhatikan lagi contoh diatas, jika "Computer A" mengirim suatu paket ke "Computer B", IP dari kedua komputer berada didalam IP-header dari paket tersebut, yaitu IP tujuan (dari komputer B) dan IP sumber (dari komputer A). Router yang berada diantara kedua host akan memeriksa IP-header tersebut dan melakukan masquerade paket tersebut ke segment berikutnya. Jika terjadi kesalahan dalam pengiriman tersebut, contohnya host tujuan tidak dapat dicapai, suatu ICMP (Internet Control Message Protocol) digunakan untuk mengirim pesan kesalahan sehingga kesalahan tersebut dapat diperbaiki (dan paket tersebut harus dikirim ulang).

Program seperti 'ping' dan ‘traceroute’ juga mengunakan pesan ICMP untuk mendeteksi status dari host yang berada di segment lain.

Sekarang yang menjadi standar adalah IP_v4, dan standar untuk masa yang akan datang adalah adalah IP_v6, juga disebut juga sebagai IP_ng (next generation). IP_v4 mengunakan pengalamatan 32-bit, sedangkan IP_v6 menggunakan pengalamatan 128-bits, sehingga menghasilkan pengalamatan IP dalam jumlah yang sangat besar.

* Beberapa protocol penting lainnya

* UDP, User Datagram Protocol, adalah TCP yang connectionless. Hal ini berarti bahwa suatu paket yang dikirim melalui jaringan dan mencapai komputer lain tanpa membuat suatu koneksi. Sehingga dalam perjalanan ke tujuan paket dapat hilang karena tidak ada koneksi langsung antara kedua host, jadi UDP sifatnya tidak realibel, tetapi UDP adalah lebih cepat dari pada TCP karena tidak membutuhkan koneksi langsung.

* FTP (File Transfer Protocol), digunakan untuk melakukan upload dan download file, keamanan didasarkan kepada username dan password (kadang-kadang suatu anonymous login diperbolehkan), Kelemahan dari protocol ini adalah username dan password dikirim secara Clear Text melalui jaringan komunikasi, sehingga dapat menjadi sasaran empuk bagi program pemantau jaringan seperti packet Sniffer. Suatu daemon FTP melakukan listening pada port 21/TCP dan mengirim data pada port 20/TCP.

* HTTP, HyperText Transfer Protocol. HTTP digunakan untuk transfer halaman web, sebelumnya orang menggunakan protokol gopher. Tetapi Gopher hanya mendukung text, sehingga HTTP berkembang dan digunakan oleh orang banyak. Suatu daemon HTTP melakukan listening pada port 80/TCP.

* SMTP, Simple Mail Transfer Protocol digunakan untuk mengirim electronic mail (Email).

Baca tutorial tentang send-mail diRead the send mail-tutorial pada http://blacksun.box.sk/ dan anda akan belajar banyak tentang protocol ini, suatu daemon SMTP mendengan pada 25/TCP. Salah satu kelemahan dari protokol ini adalah tidak melakukan authentication terhadap klien, sehingga seseorang dapat dengan mudah mengunakan telnet ke port 25/TCP, dan mengirim email kepada siapa saja, dan dapat memanipulasi alamat sumber data.

* POP, Post Office Protocol. Belakangan ini POP3 adalah standard yang paling popular. POP digunakan untuk menerima dan membaca email dari suatu halaman web. Suatu daemon POP3 melakukan listening pada 110/TCP. Salah satu kelemahan protocol ini adalah mengirim username dan password secara Clear Text, sehingga dengan mudah dapat diambil dengan program packet Sniffer.

* DHCP: Dynamic Host Configuration Protocol.

Jika anda mendapatkan suatu Cable-connection dengan menggunakan DHCP akan mendapatkan IP dari ISP anda.

* OSPF (Open Shortest Path First) & RIP (Routing Information Protocol) digunakan untuk menentukan metode yang terbaik dalam routing.

* BOOTP digunakan untuk boot (biasanya) suatu diskless workstation akan membaca informasi boot pada server. Server standarnya melakukan listening pada 67/UDP.

* ARP & RARP: Address Resolution Protocol. Saya akan menjelaskannya dengan contoh: Jika anda ingin mengirim data ke suatu host dan anda memiliki MAC-address (Media Access Control, Ethernet-address) anda dapat melakukan query ke router untuk mendapatkan IP-nya, hal ini ditangani oleh ARP, jika anda memiliki IP dari sautu host dan anda ingin mendapatkan MAC-address-nya, anda dapat menggunakan RARP (Reverse Address Resolution Protocol).

* Telnet (Network terminal protocol) digunakan untuk login secara remote ke komputer (biasanya pada sistem UNIX-base). Telnet mengirim username dan password dalam bentuk Clear Text melalui jaringan, sehingga mudah diambil orang lain dengan suatu Packet Sniffer. Ada protocol yang disebut sebagai SSH (Secured SHell) yang juga digunakan untuk login yang lebih aman secara remote: dimana data yang akan dikirim di enkripsi, sehingga data yang diperoleh packet Sniffer menjadi tidak berarti. Telnet dan SSH sering digunakan pada lingkungan UNIX. Suatu daemon telnet melakukan listening pada 23/TCP dan daemon SSH melakukan listening pada 22/TCP.

* Suatu protocol khusus pada sistem UNIX-base adalah finger, dan sudah sekarang jarang ditemukan. UNIX yang menjalankan daemon finger, standar-nya melakukan pendengaran pada 79/TCP & 79/UDP. Kelemahan finger adalah akan memberikan informasi yang berharga keluar (seperti nama account, nomor telepon sehingga memungkinkan untuk pemakaian serangan Social-Engineering). Terdapat banyak kelemahan pada daemon finger dan sangat tidak aman.


Senin, 04 Februari 2008

Perintah Dasar LINUX

Perintah Dasar LINUX

Wah kalo udeh masuk ke halaman ini berarti udeh sukses menginstal yach....hebat dong,
nah untuk pertama kali barangkali kita harus menyiapkan user baru dulu nich, selain root, karena apa, kalo kita baru pertama kali pegang barang baru biasanya kita selalu experimen kiri-kanan, dan ini berbahaya apa lagi anda lagi login sebagai root, nah biar aman kita main yang sebagai pengguna biasa-biasa saja nah untuk itu kita harus mempersiapkan user login lain selain root. kita ambil contoh user andi caranya gini nih :, karena yang bisa mempersiapkan/membuat hanyalah root makanya anda harus login dulu sebagai root

Sebelumnya untuk diketahui bahwa dalam unix, perintah atau command adalah case sensitiv, yang berarti harus di perhatikan penggunaan huruf besar dan kecilnya.

Pertama kali booting linux temen-temen disuguhi selamat datang dan berakhir pada text prompt seperti ini :

Redhat Linux release 6.0 (hedwig)
Kernel 2.2.5-15 on an i586
localhost login :

Nah pada prompt ini masukkan nama root, dan passwordnya ini anda masih ingat khan waktu instalasi pertama kali .

Redhat Linux release 6.0 (hedwig)
Kernel 2.2.5-15 on an i586
localhost login :root

setelah itu melangkah ke password

Redhat Linux release 6.0 (hedwig)
Kernel 2.2.5-15 on an i586
localhost login :root
Password: ******* isikan passwordnya

jika anda menemukan prompt seperti ini :

Redhat Linux release 6.0 (hedwig)
Kernel 2.2.5-15 on an i586
localhost login :root
Password: *******
last login : mon jun 7 16:53:21 on tty1
[root@localhost /root] #

berarti ente udeh berhasil login sebagi root
nah pada tanda # itu menandakan anda login sebagai root dan berkuasa penuh terhadap sistem, pada saat ini anda telah siap untuk menambah user baru dengan perintah adduser ,sebagai beikut ; misalnya namanya andi

[root@localhost /roo]t # adduser andi

setelah itu tambahkan password buat andi dengan perintah passwd

[root@localhost /root] # passwd andi

setelah itu akan muncul tulisan seperti berikut untuk mengisi password dan konfirmasi password
root@localhost root # passwd andi
New Unix Password : ******* , isikan password disini
Retype new unix password : ********, ini isikan sama dengan yang diatas

kemudian kalo muncul :

passwd: all authentification tokens updated succesfully

Berarti anda udeh sukses membuat user dan password baru buat user andi.

sekarang keluar dari root dengan cara menuliskan logout atau Ctrl -D (tekan tombol Ctrl lalu D)

[root@localhost /root] # logout

catatan : cara mematikan mesin linux harus dilakukan dengan login root , lakukan perintah ini untuk mematikan linux
[root@localhost /root] # shutdown -h now
ini adalah cara paling aman untuk mematikan komputer lewat linux, parameter -h adalah mematikan program linux atau shutdown dalam istilah windows
[root@localhost /root] # shutdown -r now adalah parameter untuk merestart komputer

kita lanjutkan , dan tampilan akan seperti ini dibawah ini sama seperti yang diatas :

Redhat Linux release 6.0 (hedwig)
Kernel 2.2.5-15 on an i586
localhost login : andi
Password: *******, isikan passwordnya andi

anda akan melangkah ke :

Redhat Linux release 6.0 (hedwig)
Kernel 2.2.5-15 on an i586
localhost login : andi
Password: *******
last login : mon jun 7 16:53:21 on tty1
[andi@localhost andi] $

Selamat anda telah berhasil memakai user baru. dan anda bisa mulai belajar dengan aman dan lihat bash prompt anda berubah menjadi tanda $. yang berarti anda login sebagai user biasa.

Sekarang kita belajar Perintah dasar yang sering digunakan oleh user :

BEBERAPA PERINTAH DASAR

- ls (list) adalah perintah untuk melihat file ataupun direktory, ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake
perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ ls -la
ini adalah melihat seluruh isi file yang ada dalam direktory andi
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk ls dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man ls

- cp (copy) adalah perintah untuk mencopy/menggandakan file ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake
perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cp namafile namafilebaru
ini adalah melihat mencopy file namafile dan dijadikan namafilebaru yang ada dalam direktory andi
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk cp dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cp

- rm (remove) adalah perintah untuk menghapus file , ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah
man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rm namafile
ini adalah melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktory andi, dan bernama namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk rm dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man rm

- mv (move) adalah perintah untuk memindahkan file dari tempat lama ke tempat yang baru ,ada beberpa option
didalamnya bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ mv /home/andi/direktory001/namafile /home/andi/direktor002/namafile
ini adalah memindahakan namafile di direktory /home/andi/direktory001/ ke directory
/home/andi/direktor002/
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mv dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man mv

- pwd (parrent working directory) adalah perintah untuk menghapus melihat directory dimana kita berada saat ini
ada beberpa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rm namafile
ini adalah melihat menghapus sebuah file yang ada dalam direktory andi, dan bernama namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk pwd dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man pwd
- cd (change directory) adalah perintah untuk berpindah directory dimana kita berada saat ini ke tempat
atau directory baru, ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cd /mnt atau cd /usr/doc
ini adalah berpindah ke dalam direktory /mnt dan berpindah ke dalam direktory /usr/doc
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk cd dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cd

- mkdir (make directory) adalah perintah untuk membuat directory
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ mkdir /home/andi/belajar
ini adalah membuat direktory baru yang diletakkan di direktory /home/andi/ dan dengan nama belajar
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mkdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man mkdir

- rmdir (remove directory) adalah perintah untuk menghapus directory
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ rmdir /home/andi/belajar
ini adalah menghapus direktory yang berada di direktory /home/andi/ dengan nama belajar
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk rmdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man rmdir

- cat adalah perintah untuk melihat lebih lanjut isi dari sesuatu file (seperty perintah type dalam DOS)
ada beberapa option didalamnya dan bisa dilihat pake perintah man
contoh :
[andi@localhost andi] $ cat namafile
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk mkdir dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man cat

- man (manual) adalah perintah untuk melihat manual dari suatu command (seperty perintah help/? dalam DOS)
contoh :
[andi@localhost andi] $ man mkdir

- top adalah untuk melihat proses yang sedang terjadi dalam komputer dan akan menampilkan nomor PID dari
masing masing proses yang sedang berjalan
PID = Process ID

- kill membunuh/mematikan proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh :
[andi@localhost andi] $ kill 1332 (dimana nomor 1332 adalah nomor PID dari sebuah proses)
dapat dilihat nomor PID lewat perintah top
ingin mengetahui bentuk lebih lanjut coba jalankan perintah manual untuk kill dengan cara :
[andi@localhost andi] $ man kill

- killall membunuh/mematikan semua proses yang sedang berlangsung dalam sistem
contoh :
[andi@localhost andi] $ killall

segitu dulu dech.......aku udeh pegal nulis,....entar disambung lagi kalo ada hi...hi...hi..., namanya juga belajar !


by: Devilz_182

Jumat, 01 Februari 2008

Menginstallasi Sistem Operasi Berbasis GUI

Menginstalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI (Graphical User Interface)

Pembajak:Devilz_182

1) Pendahuluan

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga memudahkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.

Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.

Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menarik dibandingkan dengan mode Grafis (GUI).

Metode instalasi sistem operasi berbasis GUI, mempunyai tampilan grafis yang lebih menarik dan memudahkan dalam proses instalasi sehingga sering dipilih oleh pemakai sistem operasi. Dengan perkembangan hardware komputer yang semakin baik menjadikan faktor kecepatan tidak menjadi kendala dalam proses instalasi.

Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1, Win 9x, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT), Unix, San Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.

2) Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI

Seperti pada sistem operasi yang dapat digunakan pada PC, sistem operasi jaringan juga bermacam-macam. Banyak perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan dari yang komersial sampai dengan sistem operasi yang bersifat free alias gratis. Sistem operasi memegang peranan yang sangat vital terhadap program yang akan berjalan. Pemilihan sistem operasi harus disesuaikan dengan kebutuhan baik hardware, program yang akan dipakai maupun user yang akan memakai sistem.

Microsoft Windows NT, Windows 2000 Server dan Windows 2003 Server merupakan sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh perusahaan Microsoft dengan lisensi komersial. Untuk menggunakan sistem operasi jaringan dari Microsoft kita harus membayar lisensi atau membeli sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan antara pengguna dengan perusahaan.

Selain Microsoft perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan adalah Unix, San Solaris dan perusahaan lainnya. Salah satu sistem operasi jaringan yang dikembangkan secara dengan free adalah Linux. Linux dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds, mengusung proyek open source dengan lisensi GNU/GPL (General Public Licence) yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang haknya tetapi orang lain dimungkinkan untuk menyebarkan, memodifikasi, atau bahkan menjual kembali program tersebut tetapi dengan syarat source code asli dan hak cipta harus diikutsertakan dalam distribusinya. Dengan konsep ini semua orang dapat ikut mengembangkan sistem operasi dan software berbasis linux.

Dengan lisensi GNU/GPL Linux menjadi salah satu sistem operasi yang mengalami perkembangan yang sangat cepat, karena Linux dikembangkan oleh komunitas pengguna sistem operasi open source. Kelemahan sistem operasi atau yang sering disebut dengan “Bug” akan segera diperbaiki oleh komunitas pengguna linux dan dapat langsung didistribusikan dengan free. Dengan demikian sistem operasi Linux menjadi sistem operasi yang up to date setiap saat.

Mungkin anda masih bingung dengan Lisensi GNU/GPL, kalau demikian perusahaan atau orang yang mengembangkan Linux dari mana mendapat keuntungan?. Yang dimaksud dengan GNU/GPL disini adalah bahwa sistem operasi yang dikembangkan memang bersifat free tetapi pengembang dapat juga menjualnya dengan harga yang tidak terlalu mahal dan perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari jasa pelayanan instalasi, pelatihan, implementasi sistem dan lain sebagainya.

3) Spesifikasi Hardware

Perkembangan hardware komputer yang cepat diiringi juga dengan perkembangan softwarehardware yang tinggi. Oleh karena itu sebelum memutuskan untuk melakukan instalasi sistem operasi sebaiknya dicek dahulu kebutuhan minimum harware yang diperlukan. Beberapa sistem operasi mensyaratkan spesifikasi minimal hardware agar komputer dapat bekerja secara optimal. Jika spesifikasi hardware dan sistem operasi yang menuntut spesifikasi kurang memenuhi syarat maka akan berdampak pada tidak optimalnya kerja sistem operasi.

Untuk mengetahui spesifikasi hardware komputer dapat dilihat pada manual book. Jika manual book tidak ada, dapat dilihat spesifikasi hardware pada saat komputer pertama kali dinyalakan, maka sistem BIOS akan melakukan cek hardware dan akan menampilkannya di layar monitor.

Beberapa spesifikasi hardware yang perlu diketahui adalah sebagai berikut :

·         CPU : CPU atau prosesor merupakan inti dari sebuah mesin komputer. Ada banyak pengembang prosesor dengan spesifikasi dan teknologi yang berbeda. Tiap jenis prosesor memerlukan hardware yang berbeda sehingga diperlukan pengetahuan mendalam dalam pemilihan prosesor.

Intel mengembangkan prosesor jenis Pentium I, II, III, IV, Pentium Celeron, Intel Xeon, Intel Mobile dan lain sebagainya dengan clock speed mulai 100 MHz sampai 3,2 GHz.

AMD merupakan pesaing terdekat Intel mengembangkan AMD Duron, Athlon, Barton, Opteron dengan clock speed yang hampir sama.

Xyrix, Via, Sys, Motorolla, Apple dan perusahaan lainnya juga mengembangkan prosesor.

·         Motherboard

Motherboard merupakan tempat utama meletakkan periperal komputer seperti prosesor, RAM, keyboard, mouse, kartu grafis, kartu suara dan kartu jaringan. Motherboard sebuah komputer mempunyai jenis dan tipe yang sangat banyak tergantung teknologi prosesor yang dipakai yang ditunjukkan dengan chipset yang digunakan seperti i810, i815, i845, i850, i865, i915, i925 untuk chipset Intel, KT400, KT600, Nforce, Nforce II, Nforce III, Sys 650, Sys 645 dan lain sebagainya.

·         RAM (Random Acces Memory)

RAM merupakan memori penyimpan sementara untuk menjalankan sistem operasi dan program aplikasi. RAM mempunyai beberapa teknologi antara lain EDO RAM, SDRAM 66, SDRAM 100, SDRAM 133, DDRAM dan RAMBUS dengan kapasitas mulai dari 4 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB dan lain sebagainya.

·         Hard disk

Hard disk memegang peranan yang sangat penting berhubungan dengan instalasi sistem operasi. Hard disk merupakan komponen untuk menyimpan data-data secara permanen file-file sistem. Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi diperlukan syarat kapasitas hard disk yang cukup dan juga terkadang diperlukan partisi hard disk.

Beberapa ukuran hard disk yang ada adalah sbb : 1 GB, 2,1 GB, 4,2 GB, 6,4 GB, 10, GB, 20 GB, 40 GB, 60 GB, 80 GB, 120 GB, 200 GB dan lain sebagainya.

Hard disk mempunyai beberapa tipe yaitu IDE, ATA, SATA dan SCSI. Biasanya untuk keperluan server digunakan hard disk jenis SCSI, walaupun bisa juga menggunakan jenis lainnya.

·         Kartu Grafis (kartu VGA) : kartu Grafis berfungsi untuk menghubungkan antara sistem komputer dengan tampilan di layar monitor. Kartu VGA mempunyai jenis dan tipe yang sangat banyak. Teknologi kartu VGA yang digunakan adalah ISA, EISA, VESA, PCI, AGP dan PCI Express, sedangkan macamnya antara lain Voodoo, Nvidia Gforce (MX, Ti, FX), Ati Radeon (7200, 9200, 9600, 9800) dan lain sebagainya.

·         Keyboard : standar PS/2 , Serial , USB

·         Mouse : Serial, PS/2 atau USB

·         Monitor : monitor komputer mempunyai ukuran yang beragam mulai dari 14 “, 15 “ 17 “ 20 “. Teknologi yang digunakan juga bermacam-macam mulai dari tabung, tabung flat sampai ke LCD.

·         Kartu Suara (Sound Card )

Sound card merupakan periperal tambahan dalam sebuah komputer yang berfungsi untuk mengolah dan menghasilkan sinyal audio. Teknologi yang digunakan adalah ISA dan PCI, 16 bit dan 24 bit dengan 2, 4, 5, 6 dan 7 channel.

·         Kartu jaringan (Lan Card)

Kartu jaringan merupakan periperal utama dalam jaringan komputer. Masing-masing komputer dalam jaringan dihubungkan dengan kartu ini melalui switch/hub.

Menginstallasi Sistem Operasi Berbasis GUI

1) Pendahuluan

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga memudahkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.

Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.

Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menarik dibandingkan dengan mode Grafis (GUI).

Metode instalasi sistem operasi berbasis GUI, mempunyai tampilan grafis yang lebih menarik dan memudahkan dalam proses instalasi sehingga sering dipilih oleh pemakai sistem operasi. Dengan perkembangan hardware komputer yang semakin baik menjadikan faktor kecepatan tidak menjadi kendala dalam proses instalasi.

Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1, Win 9x, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT), Unix, San Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.

2) Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI

Seperti pada sistem operasi yang dapat digunakan pada PC, sistem operasi jaringan juga bermacam-macam. Banyak perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan dari yang komersial sampai dengan sistem operasi yang bersifat free alias gratis. Sistem operasi memegang peranan yang sangat vital terhadap program yang akan berjalan. Pemilihan sistem operasi harus disesuaikan dengan kebutuhan baik hardware, program yang akan dipakai maupun user yang akan memakai sistem.

Microsoft Windows NT, Windows 2000 Server dan Windows 2003 Server merupakan sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh perusahaan Microsoft dengan lisensi komersial. Untuk menggunakan sistem operasi jaringan dari Microsoft kita harus membayar lisensi atau membeli sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan antara pengguna dengan perusahaan.

Selain Microsoft perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan adalah Unix, San Solaris dan perusahaan lainnya. Salah satu sistem operasi jaringan yang dikembangkan secara dengan free adalah Linux. Linux dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds, mengusung proyek open source dengan lisensi GNU/GPL (General Public Licence) yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang haknya tetapi orang lain dimungkinkan untuk menyebarkan, memodifikasi, atau bahkan menjual kembali program tersebut tetapi dengan syarat source code asli dan hak cipta harus diikutsertakan dalam distribusinya. Dengan konsep ini semua orang dapat ikut mengembangkan sistem operasi dan software berbasis linux.

Dengan lisensi GNU/GPL Linux menjadi salah satu sistem operasi yang mengalami perkembangan yang sangat cepat, karena Linux dikembangkan oleh komunitas pengguna sistem operasi open source. Kelemahan sistem operasi atau yang sering disebut dengan “Bug” akan segera diperbaiki oleh komunitas pengguna linux dan dapat langsung didistribusikan dengan free. Dengan demikian sistem operasi Linux menjadi sistem operasi yang up to date setiap saat.

Mungkin anda masih bingung dengan Lisensi GNU/GPL, kalau demikian perusahaan atau orang yang mengembangkan Linux dari mana mendapat keuntungan?. Yang dimaksud dengan GNU/GPL disini adalah bahwa sistem operasi yang dikembangkan memang bersifat free tetapi pengembang dapat juga menjualnya dengan harga yang tidak terlalu mahal dan perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari jasa pelayanan instalasi, pelatihan, implementasi sistem dan lain sebagainya.

3) Spesifikasi Hardware

Perkembangan hardware komputer yang cepat diiringi juga dengan perkembangan softwarehardware yang tinggi. Oleh karena itu sebelum memutuskan untuk melakukan instalasi sistem operasi sebaiknya dicek dahulu kebutuhan minimum harware yang diperlukan. Beberapa sistem operasi mensyaratkan spesifikasi minimal hardware agar komputer dapat bekerja secara optimal. Jika spesifikasi hardware dan sistem operasi yang menuntut spesifikasi kurang memenuhi syarat maka akan berdampak pada tidak optimalnya kerja sistem operasi.

Untuk mengetahui spesifikasi hardware komputer dapat dilihat pada manual book. Jika manual book tidak ada, dapat dilihat spesifikasi hardware pada saat komputer pertama kali dinyalakan, maka sistem BIOS akan melakukan cek hardware dan akan menampilkannya di layar monitor.

Beberapa spesifikasi hardware yang perlu diketahui adalah sebagai berikut :

·         CPU : CPU atau prosesor merupakan inti dari sebuah mesin komputer. Ada banyak pengembang prosesor dengan spesifikasi dan teknologi yang berbeda. Tiap jenis prosesor memerlukan hardware yang berbeda sehingga diperlukan pengetahuan mendalam dalam pemilihan prosesor.

Intel mengembangkan prosesor jenis Pentium I, II, III, IV, Pentium Celeron, Intel Xeon, Intel Mobile dan lain sebagainya dengan clock speed mulai 100 MHz sampai 3,2 GHz.

AMD merupakan pesaing terdekat Intel mengembangkan AMD Duron, Athlon, Barton, Opteron dengan clock speed yang hampir sama.

Xyrix, Via, Sys, Motorolla, Apple dan perusahaan lainnya juga mengembangkan prosesor.

·         Motherboard

Motherboard merupakan tempat utama meletakkan periperal komputer seperti prosesor, RAM, keyboard, mouse, kartu grafis, kartu suara dan kartu jaringan. Motherboard sebuah komputer mempunyai jenis dan tipe yang sangat banyak tergantung teknologi prosesor yang dipakai yang ditunjukkan dengan chipset yang digunakan seperti i810, i815, i845, i850, i865, i915, i925 untuk chipset Intel, KT400, KT600, Nforce, Nforce II, Nforce III, Sys 650, Sys 645 dan lain sebagainya.

·         RAM (Random Acces Memory)

RAM merupakan memori penyimpan sementara untuk menjalankan sistem operasi dan program aplikasi. RAM mempunyai beberapa teknologi antara lain EDO RAM, SDRAM 66, SDRAM 100, SDRAM 133, DDRAM dan RAMBUS dengan kapasitas mulai dari 4 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB dan lain sebagainya.

·         Hard disk

Hard disk memegang peranan yang sangat penting berhubungan dengan instalasi sistem operasi. Hard disk merupakan komponen untuk menyimpan data-data secara permanen file-file sistem. Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi diperlukan syarat kapasitas hard disk yang cukup dan juga terkadang diperlukan partisi hard disk.

Beberapa ukuran hard disk yang ada adalah sbb : 1 GB, 2,1 GB, 4,2 GB, 6,4 GB, 10, GB, 20 GB, 40 GB, 60 GB, 80 GB, 120 GB, 200 GB dan lain sebagainya.

Hard disk mempunyai beberapa tipe yaitu IDE, ATA, SATA dan SCSI. Biasanya untuk keperluan server digunakan hard disk jenis SCSI, walaupun bisa juga menggunakan jenis lainnya.

·         Kartu Grafis (kartu VGA) : kartu Grafis berfungsi untuk menghubungkan antara sistem komputer dengan tampilan di layar monitor. Kartu VGA mempunyai jenis dan tipe yang sangat banyak. Teknologi kartu VGA yang digunakan adalah ISA, EISA, VESA, PCI, AGP dan PCI Express, sedangkan macamnya antara lain Voodoo, Nvidia Gforce (MX, Ti, FX), Ati Radeon (7200, 9200, 9600, 9800) dan lain sebagainya.

·         Keyboard : standar PS/2 , Serial , USB

·         Mouse : Serial, PS/2 atau USB

·         Monitor : monitor komputer mempunyai ukuran yang beragam mulai dari 14 “, 15 “ 17 “ 20 “. Teknologi yang digunakan juga bermacam-macam mulai dari tabung, tabung flat sampai ke LCD.

·         Kartu Suara (Sound Card )

Sound card merupakan periperal tambahan dalam sebuah komputer yang berfungsi untuk mengolah dan menghasilkan sinyal audio. Teknologi yang digunakan adalah ISA dan PCI, 16 bit dan 24 bit dengan 2, 4, 5, 6 dan 7 channel.

·         Kartu jaringan (Lan Card)

Kartu jaringan merupakan periperal utama dalam jaringan komputer. Masing-masing komputer dalam jaringan dihubungkan dengan kartu ini melalui switch/hub.